Jumat, 13 Agustus 2010

jadwal ku




Tara...inilah jadwal ngajar saya dalam satu minggu.
Saya punya waktu libur hanya sehari saja, yaitu hari selasa.
Setelah libur di hari Selasa, saya ngajar 12 jam di hari Rabu.
Bisa anda bayangkan, 4 jam berturu-turut.
untuk 4 jam pertama saya mengajar di kelas X Ototronik untuk mata pelajaran DKK 01.
Sebenarnya bisa saya siasati dengan 2 jam teori 2 jam tugas.
Tapi entahlah, tiap kali selesai mengajar kelas ini saya merasa capek luar biasa.
Seakan tenaga sudah habis saja.
Saya merasa tidak bisa mengendalikan kelas ini. kelas selalu ramai sendiri, dan celometan tak terkendali.
Setiap kali di ingatkan, belum 5 menit mereka selalu saja melakukan hal yang sama.
Kalau kata ibu saya tambeng mereka ini. Kalau bahasa Pasuruan mokong.
Awalnya saya merasa berarti cara mengajar saya yang tidak anak-anak sukai.
Tapi setelah bertanya ke bapak dan ibu guru lain yang juga mengajar kelas ini, beliau semua sependapat dengan saya. Dalam artian beliau-beliau juga mengalami hal yang sama dengan yang saya alami.

Lanjut ke 8 jam terakhir. hehehe...
Delapan jam terakhir adalah pelajaran muatan lokal AutoCAD.
Hanya untuk dua kelas saja, yaitu XI TPm1 dan XI TPM2 dengan durasi 4 jam per pertemuan.
Saya ingat betul semingu pertama saya ngajar, ketika jam 4 jam pertama di Ototronik saya harus masuk jam 07.00 WIB, ketika tiba saatnya saya ngajar AutoCAD suara saya hilang entah kemana.
Dan ketika saya paksakan dada terasa sakit.
Belum lagi kaki yang terasa senut-senut seakan kram akibat seharian berdiri.
Dan jadilah sepulang ngajar, sesampai di rumah (pk 17.30) saya tidak kuat untuk melakukan apapun.
Capek setengah mati baik fisik maupun pikiran.
Kemudian akhirnya saya bersiasat, saya habis kan saja teori (untuk mapel AutoCAD) di pertemuan-pertemuan awal. Tentunya dengan banyak mencatat. Dan kemudian setelah teori habis lanjut ke jobsheet sampai pertemuan terakhir.
Sedikit membantu. Meskipun tiap hari Rabu saya masih merasa kecapekan, paling tidak sudah tidak separah minggu pertama semester ganjil tahun ajaran 2010-2011.

Pertama saya merasa terseok-seok, karena memang profesi ini yang sangat baru untuk saya.
Tapi kemudian saya berusaha menikmatinya.
Bukankah untuk mencapai hasil optimal kita harus melakukan segalanya dengan maksimal ?
[]Runa Rimawati, 13-08-2010

Senin, 09 Agustus 2010

Takut menjadi tua ?

Hari ini hari pertama libur awal puasa.
Mumpung longgar, pagi tadi saya mengecek rambut.
Wow ternyata sudah banyak rambut saya yang memutihalias beruban..hehehe...
Sangat banyak saya temukan di bagian atas kedua telinga dan tepat di atas ubun-ubun.
Banyak uban berarti tua, benar bukan ?!
Umur saya belum 40 tahun, pantaskah di sebut tua ? J
Apakah karena makin tambah umur makin banyak yang dipikirkan, sehingga banyak uban ?
Atau karena memang sudah waktunya ?
Sebenarnya bukan suatu hal yang baru, ketika saya menemukan uban yang tumbuh subur di kepala saya.
Saya sudah akrab dengan yang namanya rambut putih alias uban dari saya masih duduk di sekolah dasar.
Hanya saja uban yang saya temukan saat ini dari satu helai rambut sudah memutih seluruhnya. Kalu jaman saya masih SD dari satu helai rambut, separuh putih dan separuhnya lagi masih hitam.


Dari hasil browsing di internet, uban bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:
1.      Faktor Genetik, biasanya orangtua penderita uban dini membuat anak pun mempunyai peluang yang sama,
2.      Kekurangan vitamin B dan zat besi
3.      Kurangnya gizi yang bisa mmbuat enzim pembentuk pigmen berkurang. Untuk mengatasinya makanlah makanan yang mengandung protein
4.      Asap rokok dan polusi
5.      Salah perawatan rambut
6.      Gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, minuman alkohol dan sering begadang
Seperti yang saya katakan sebelumnya, bahwa uban indentik dengan tua.
Jadi sebenarnya saya sudah tua dari SD bukan ?! Hahaha...
TUA, hmmmm...mempunyai konotasi kulit yang mengeriput, menggelambir (tidak kencang), payudara (maaf) yang melorot dan tentu saja banyak uban.
Ih...mengerikan !!
Sungguh hal-hal yang di takutkan seluruh makhluk yang bernama wanita.

Dari Kamus Besar Bahasa Indonesia Online, arti kata tua adalah  sudah lama hidup; lanjut usia (tidak muda lagi).
Tidak muda lagi...!
Siapa yang bisa melawan yang namanya usia ?.
Seiring berjalannya waktu sudah menjadi satu kepastian bahwa seluruh makhluk yang ada ada di muka bumi ini pun menjadi tua.
Apakah anda dan juga saya, takut di katakan tua ?
Perasaan takut sebenarnya manusiawi bukan ?!
Itulah kenapa banyak orang menyiasatinya.
Umur boleh tua, asal fisik nya tetap kencang.
Banyak cara di lakukan saat ini untuk menjaganya.
Pola hidup sehat tentunya. Makan dan minum yang menyehatkan, olah raga teratur dan menjaga pikiran agar selalu fresh.


Menjadi tua adalah pasti, tapi semoga dengan menjadi tua kita juga menjadi pribadi yang makin arif dalam menyikapi hidup ini, amin.
[] Runa Rimawati, 09-08-2010