Hmmm…tanggal muda ya.
Tahukah anda apa yang ada dalam pikiran wanita yang sudah menikah (ibu-ibu) kita tanggal muda ?
Baiklah, sebelumnya mari kita cari bersama arti tanggal muda itu sendiri.
Bila ada tanggal muda pastilah ada tanggal tua.
Nah, tambah lagi istilah yang sebenarnya kita semua sudah sama-sama tahu artinya.
Tetapi tidak menjadi masalah bukan kalau kita mendefinisikannya ?!
Tanggal muda menurut saya (dan mungkin anda juga) adalah tanggal dimana kita mendapatkan upah dari kerja kita selama satu bulan. Tidak hanya berlaku sehari saja, tanggal muda mempunyai rentang waktu. Sekali lagi menurut saya, rentang waktu tanggal muda adalah awal bulan sampai sampai kira-kira dua minggu sesudahnya.
Bila saya menerima upah dari kerja tanggal 1, maka selama kurang lebih sampai tanggal 15 adalah masih kategori tanggal muda.
Atau dengan kata lain bahwa tanggal muda adalah suatu masa dimana kantong atau dompet kita masih tebal. Tebal akan uang tentu saja.
Dan berarti sebaliknya, tanggal tua adalah 15 hari terakhir dalam satu bulan tsb.
Atau dengan kata lain tanggal tua adalah suatu masa dimana persediaan uang kita sudah menipis alias “kanker” kantong kering.
Saya rasa definisi ini sudah cukup dan tidak perlulah kiranya kita mencari definisinya di Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Ketika tanggal muda tiba, secara otomatis wajah-wajah disekitar kita menjadi sumringah.
Seakan senyum tidak pernah lepas dari bibir.
Orang yang sebelumnya diajak bicara gampang marah dan tersinggung, tiba-tiba menjadi ramah dan senang bercanda.
Pak guru yang sebelumnya gampang marah, tiba-tiba menjadi senang guyon.
Ahhh....begitu indahnya tanggal muda. Karena seakan dunia tersenyum.
Dan andai setiap hari adalah tanggal muda....^_^
Efek lain yang ditimbulkan oleh tanggal muda adalah berjubelnya orang di gerai-gerai ATM. Tentu saja untuk menarik uang tunai.
Untuk jaman yang sudah modern seperti saat ini sudah sangat umum bahwa upah kerja kita di transfer melalui bank dan kita bisa mengambilnya lewat ATM.
Berjubelnya orang tidak hanya kita temui di ATM saja. Di mall dan tempat perbelajaan lain sangat penuh dengan orang.
Pasar yang semula sedikit sepi menjadi ramai kembali.
Orang jualan sayur di perumahan, atau disebut mlijo, sampai tidak kelihatan karena saking banyaknya ibu-ibu yang belanja.
Satu yang sedikit membuat saya tersenyum, bila hari-hari sebelumnya jam 05.30 pagi dagangan tempe, tahu habis dan menyisakan ayam, daging dan ikan laut, ketika tanggal sudah berubah menjadi muda yang terjadi adalah yang sebaliknya.
Hahaha....
Dan apa yang ada dalam pikiran seorang wanita yang sudah menikah saat tanggal muda menjelang ?
Ya tentu saja....rekening listrik, rekening air, belanja bulanan serta belanja harian.
Otak secara otomatis menghitung layaknya kalkulator.
Sekian untuk ini, sekian untuk itu, dan sekian untuk membayar utang serta sekian untuk yang lainnya.
Hebat bukan seorang wanita ?! hahaha...
Maka tak heran uban secara tiba-tiba tumbuh lebat di kepala.
Karena memang meskipun kelihatannya diam tapi otak selalu saja berputar apalagi bila setelah di hitung-hitung uang tidak akan cukup untuk membiayai hidup keluarga selama satu bulan kedepan.
Dan mengenai hal itu suami tidak mau tahu, yang dia tahu bahwa dia sudah memberi uang belanja urusan cukup tidak cukup semua di serahkan sang istri.
Wuihh...pusing tujuh keliling jadinya.
Maka tak heran bila ada pertengkaran dalam rumah tangga hanya karena masalah uang, pembunuhan hanya karena uang dan lain sebagainya yang disebabkan oleh uang.
Sungguh besar pengaruh uang dalam hidup dan kehidupan manusia.
Satu yang harus selalu diingat, 2.5 % upah kita untuk fakir miskin.
Semoga kita termasuk dalam golongan orang yang selalu bijaksana dalam memperlakukan uang, amin.
[] Runa Rimawati, 01-04-2011.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar